Pihaknya menambahkan, bahwa banyak faktor yang dapat mempengaruhi kapasitas paru-paru, seperti adanya tumor, abses, fibrosis paru, efusi pleura atau cairan pleura, dan massa mediastinum.

"Kondisi-kondisi ini memerlukan penanganan medis yang tepat dan kami siap memberikan layanan tersebut di sumenep" class="inline-tag-link">RSUDMA Sumenep," ujarnya.

Dokter spesialis paru lainnya, dr. Renny Irviana Eka Tantri memaparkan, bahwa jumlah pengunjung poli paru di sumenep" class="inline-tag-link">RSUDMA Sumenep di tahun ini mencapai ribuan.

"Dari Januari hingga Mei 2024, kami telah melayani 2787 pasien," tutur Renny.

Dia juga memberikan saran kepada masyarakat untuk menurunkan risiko penyakit paru dengan berhenti merokok, menerapkan pola hidup sehat, mendapatkan vaksin BCG untuk pencegahan penyakit, dan mengonsumsi makanan bergizi.