"Dengan memahami dan mematuhi larangan ihram, jamaah haji dapat menjalankan ibadah dengan lebih khusyuk dan diterima oleh Allah SWT. Menjaga kesucian dan kekhusyukan selama haji bukan hanya kewajiban, tetapi juga jalan menuju keberkahan dan pahala yang berlipat ganda," kata Fajar dalam keterangannya, Sabtu (15/6).

Di samping itu, Fajar juga mengungkapkan pentingnya menjaga kesehatan dan mencegah heatstroke saat berhaji.

Kondisi cuaca ekstrem di Arab Saudi, terutama pada musim panas, dapat menimbulkan risiko kesehatan yang serius bagi para jamaah haji, salah satunya adalah serangan heatstroke.

"Oleh karena itu, menjaga kesehatan dan mencegah heatstroke menjadi sangat penting selama pelaksanaan haji," tutur Fajar.