Hal itu diutarakan seusai Sumenep" class="inline-tag-link">KPU Sumenep melantik 1002 PPS pada Pilkada 2024 di Gedung Graha Adi Poday, Jalan Trunojoyo Nomor 124 Kolor Sumenep.

"Di SIAKBA itu teman-teman yang sekitar dua ribuan (pendaftar, red) mungkin ada beberapa (pengurus parpol, red) itu melampirkan surat pengunduran diri dari parpol tapi masih belum 5 tahun. Sehingga secara otomatis karena belum 5 tahun maka tidak boleh menjadi penyelenggara pemilu," ungkapnya, saat dikonfirmasi media, Minggu (26/5) siang.

"Sehingga kita kemarin berdasarkan masukan dari masyarakat terus menindaklanjuti secara cepat dan langsung dilakukan pergantian antarwaktu. Iya secara otomatis nomor 4 yang dilantik," imbuhnya.

Pernyataan Rahbini seakan ibarat peribahasa 'lain di mulut lain di hati'. Sebab, sehari sebelumnya, yakni pada Sabtu 25 Mei 2024, Komisioner Sumenep" class="inline-tag-link">KPU Sumenep Divisi Perencanaan dan Data, Syaifurrahman mengungkapkan bahwa nama-nama yang lolos sebagai calon anggota PPS sudah dilakukan pemeriksaan data sejak tahap awal pendaftaran dimulai.