"Dengan lagunya ini dulu biasanya dimainkan," ucap orang nomor dua di Kabupaten Sumenep ini.
Secara harfiah, Wabup Dewi Khalifah, menjelaskan tentang arti dari kalimat dhe' nong dhe' ne' nang.
Dhe' nong dhe' artinya merunduk, dijabarkan bahwa mengajarkan kepada anak-anak agar menjadi pribadi yang tawadhu' dan menghormati kepada yang lebih tua.
"Bahkan di lagunya berbunyi nong ta' nong dhe' jaga jaggur, artinya kalau tidak merunduk maka dia akan disisihkan oleh masyarakat," ungkapnya.
Baca Juga:Celoteh Narkoba! Oknum TA DPRD Sumenep Kritik Mahasiswa di Media Sosial, HIMPASS Buka Suara
Maka, dari adanya festival tan pangantanan tersebut Pemkab Sumenep ingin mengajarkan tentang pendidikan kepada anak-anak.