Jikalau, kata Moh. Hosni menjelaskan, ada bukti kuat tentang dirinya yang bersikap otoriter hingga mengeluarkan para pengurus DPD dan DPC Partai Nasdem Sumenep tinggal dilaporkan saja.

"Kalau dia merasa pengurus, seharusnya datang ke DPD. Tapi kalau dia ngomong di belakang, berarti dia bukan pengurus," tutur Moh. Hosni.

Hanya saja, pihaknya tidak menjawab kebenaran pembubaran pengurus DPD dan DPC Partai Nasdem secara sepihak seperti yang diutarakan para Ketua DPC Partai Nasdem Sumenep.

Dia malah berdalih, para pengurus DPC Partai Nasdem Sumenep harusnya bisa menempatkan tupoksinya sebagai kader partai.