"Saya ikhlas ini dihibahkan kepada sumenep" class="inline-tag-link">Pemkab Sumenep, artinya saya tidak akan menuntut hak cipta jika ada sekolah yang menggunakan lagu itu. Baik merubah lirik dan notasinya," kata Hairullah.
Pihaknya menyebutkan, sebelas lagu ciptaannya tersebut terdiri dari enam genre musik, mulai dari pop hingga keroncong.
Baca Juga:PAD Sektor Wisata Alami Peningkatan 2 Tahun Terakhir, Disbudporapar Sumenep Optimis 2024 Tambah Naik
"Dari sebelas lagu itu ada lima lagu berbahasa Indonesia, lima lagu berbahasa Madura dan satu berbahasa Inggris. Di buku itu juga ada barcode untuk mempermudah mendengarkan lagunya," tandasnya.***