"Karena itulah mereka untuk mempromosikan setiap objek wisatanya kepada publik melalui media seperti brosur dan flayer," kata Iksan mengungkapkan.

Sementara itu, Sumenep" class="inline-tag-link">Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo mengatakan, para pengelola wisata dapat terus aktif menginformasikan objek pariwisata dengan konsep promosinya, agar wisatawan lebih percaya dan tertarik datang ke tempat wisatanya.

Pihaknya menyebutkan, pemerintah daerah telah memprogramkan berbagai kegiatan di kalender 2023 termasuk 2024, baik itu seni budaya dan yang lainnya, sebagai pemicu guna menarik wisatawan berkunjung ke Kabupaten Sumenep.

“Semoga, kebersamaan ini mampu mewujudkan pembangunan pariwisata yang meliputi aspek ekonomi, seni budaya dan sosial,” jelas Bupati Fauzi.***