“Kami hanya ingin ditindak secara tegas pelakunya, meski saat ini masih belum diketahui secara pasti siapa yang melakukan perbuatan yang sangat bejat itu,” kata Nunung pada media, Jumat (10/11).
Nunung mengatakan, saat ini korban sudah berada di wilayah daratan, Sumenep.
Di berjanji akan terus mengawal perkembangan kasus tersebut, mulai dari mendampingi korban secara mental.
"Penanganannya tidak cukup sekadar satu dua hari saja. Termasuk konselor yang mendampingi, tidak cukup satu orang saja, minimal ada tiga orang," jelas Nunung.
“Pokoknya dalam hal ini, penegak hukum harus benar-benar mencari pelaku dan hukum seberat-beratnya, sebab kasus pencabulan di Sumenep bukan kali pertama, biar ada efek jera,” kata dia lebih lanjut.***