Pernyataan damai dan permohonan maaf ini disampaikan dalam bentuk video dan akhirnya menyebar luas di media sosial.
Dalam video permohonan maaf kedua grup Musik Tong-tong itu terlihat didampingi masing-masing Camat, kepala desa, Polsek dan Koramil.
Ketua Umum Tong-tong Gong Mania, Subhan, meminta maaf kepada masyarakat khususnya warga Sumenep karena telah mencoreng nama baik daerah dalam festival berskala nasional itu.
"Kami sepakat untuk berdamai dengan grup Musik Tong-tong Angin Ribut atas kejadian di pembukaan Festival Dewi Cemara serta semua pihak," ucap Subhan dalam video itu.
Hal yang sama juga disampaikan oleh Wakil Ketua Pengurus Tong-tong Angin Ribut, Sulistiono.