"Dahulu seringkali dipakai untuk mengangkut garam dari ladang-ladang garam, pelabuhan tua, serta cerobong pabrik,” kata Bupati Fauzi menjelaskan dalam sambutannya.
Diharapkan, dengan digelarnya drama kolosal prosesi Arya Wiraraja sebagai Adipati Sumenep di Kota Tua Kalianget, masyarakat tidak melupakan perjalanan sejarah Kabupaten Sumenep termasuk Kecamatan Kalianget yang penuh masa kejayaan.
“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama membangun harmoni menuju masa kejayaan dengan gotong-royong memajukan Kabupaten Sumenep,” ujar Bupati Fauzi.
Di lokasi, prosesi Arya Wiraraja disaksikan ribuan masyarakat yang ingin melihat secara langsung drama kolosal dan kirab budaya.
Pada puncak event ini menampilkan berbagai seni budaya, di antaranya tari kreasi, tari kolosal, topeng dalang, tari juwak, serta pawai tujuh kereta kencana, jaran serek dan tongtong serek.***