“Program ini bisa sukses manakala semua pihak yang terlibat ada koordinasi intensif, jadi jangan berjalan sendiri-sendiri, karena programnya membutuhkan kerja dan pikiran ekstra supaya bermanfaat bagi masyarakat,” ujarnya.
Di tempat yang sama, Kepala sumenep" class="inline-tag-link">Disbudporapar Sumenep, Moh. Iksan mengungkapkan, Wirausahawan Santri 2023 menekankan pada keahlian membatik di empat plasma atau tempat yang setiap plasma itu terdiri dari 10 orang peserta.
“Waktu pelatihan 20 hari kalender, dimulai tanggal 12 hingga 31 Agustus 2023," kata Iksan.
Pada pelatihan itu akan terkonsentrasi di 4 tempat, yakni Batik Srikandi di Kecamatan Ganding, Batik Dharma di Kecamatan Rubaru, Batik Pajjer di Kecamatan Bluto dan Batik Poernama di Kecamatan Batuan.***