Warga berinisial Q (30) mengatakan, bahwa bunyi dentuman keras yang disertai getaran itu sudah terjadi se-Minggu terakhir.

Pihaknya mengaku, jika kejadian ini memang sudah terjadi sebelumnya namun tapi tidak sekeras saat ini.

"Beberapa hari sebelumnya fenomena ini sudah terjadi tapi kecil suaranya tidak keras getarannya kecil, tapi tidak seheboh hari ini dengan getaran disertai suara yang keras dan waktunya lama," katanya, saat dihubungi sejumlah media.

Sementara itu, Kepala Pelaksana (Kalaksa) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumenep, Wahyu Kurniawan Pribadi dalam keterangan resminya menyampaikan, bahwa sudah ada yang berkoordinasi dengan sekretaris BPBD dan sudah ada yang turun langsung ke lokasi untuk melakukan penanganan.