SUMENEP, MaduraPost - Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Sumenep, Arif Firmanto, mengaku sangat setuju menonaktifkan mafia Kelompok Tani (Poktan) yang bermain dalam penyaluran pupuk bersubsidi. Kamis, 27 Juli 2023.

Bahkan, Arif berkomitmen untuk menonaktifkan Poktan 'nakal' yang tidak sesuai dengan aturan dalam menjalankan tugas mensejahterakan para petani.

"Saya setuju dinonaktifkan," kata Arif saat dikonfirmasi sejumlah media di ruang kerjanya, Rabu (26/7/2023) kemarin.

Meski demikian, Arif mengaku tidak bisa membubarkan Poktan 'nakal' tersebut, apalagi melakukan penindakan secara langsung kepada oknum Poktan yang terseret kasus pupuk bersubsidi.

"Tapi, sudah kita nonaktifkan kelompok tani itu sejak didakwa sebagai tersangka. Bukan hanya kelompok tani saja, kalau ada keterlibatan oknum juga bisa langsung kita proses. Tidak usah khawatir," kata Arif menegaskan.