Di mana, cerdas berkeuangan yang dimaksud salah satunya masyarakat mampu mengelola keuangan secara proporsional dan lebih mengutamakan kebutuhan dari pada keinginan.

Direktur Eksekutif LSAI, Abrari mengatakan, di era sekarang masyarakat memang harus cerdas dalam berkeuangan.

Tujuannya, supaya tidak sampai terjerumus kepada praktik-praktik keuangan yang dapat merugikan.

Pihaknya menyebutkan, praktik-praktik atau layanan keuangan yang dapat merugikan misalnya sampai terjerat investasi bodong atau pinjaman online (Pinjol) ilegal.