“Seleksi pegawai non ASN di rumah sakit daerah ini menghasilkan aparatur berkualitas demi mendorong pembangunan masyarakat di bidang kesehatan,” kata Bupati Fauzi di sela-sela pemantauan tes seleksi di Universitas Bahaudin Mudhary (Uniba) Madura, Kamis (4/5/2023) kemarin.
Menurutnya, sumenep" class="inline-tag-link">RSUDMA Sumenep melaksanakan seleksi dengan sistem CAT untuk menghindari adanya permainan yang dilakukan pihak manapun, demi menentukan peserta yang lolos seleksi, sehingga melalui CAT ini tidak ada kolusi.
Sebab itu, peserta yang lolos seleksi sebagai pegawai non ASN di sumenep" class="inline-tag-link">RSUDMA Sumenep harus benar-benar menjalankan tugas dan tanggung jawab secara maksimal, jangan sampai setelah menjadi pegawai bekerja seenaknya sendiri.
“Peserta yang menjadi pegawai non ASN ini, benar-benar bekerja dengan ikhlas dan tulus dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat,” kata Bupati Fauzi menerangkan.