“Pamdas tidak lagi melakukan penggalangan dana di traffic light (lampu merah) seperti tahun-tahun lalu. Kami mempunyai cara lain, yakni menggalang dana di saat kami manggung,” tutur pria yang akrab disapa Hadi Gitar ini.
Pihaknya juga mengaku, jika total akhir dalam setahun sudah mencapai Rp89 juta. Sementara di Pamdas sendiri terdapat kurang lebih 40 grup musik.
“Semua grup musik dangdut yang bergerak melakukan penggalangan dana. Alhamdulillah, hasilnya cukup fantastis,” urainya.
Dalam kesempatan yang sama, Ketua Pamdas, RB. Mohamad Safi'i, mengakui keberadaan Pamdas yang merupakan persatuan artis musisi dangdut lokal dan satu-satunya di Jawa Timur tersebut dapat menaungi sejumlah grup musik dangdut dengan baik.