"Tantangan hari ini juga karena kesejahteraan profesi kita sebagai wartawan, bagaimana menghasilkan berita yang berimbang dan bekerjasama baik dengan instansi manapun. Maka dari itu kita harus kompak," ujar Rusydiyono dihadapan para anggota, Kamis (9/2).

"Dunia kita beda dengan dunianya petani (mohon maaf, red), karena setelah kita menulis berita ada diskusi kecil yang harus dilakukan," kata dia lebih lanjut.

Menurut Rusydiyono, wartawan tidak bisa kemudian mengandalkan ego masing-masing saat menulis berita. Pada hakikatnya, kata dia lebih lanjut, seorang wartawan memang akan hidup di bawah tekanan.

"Sebab itu, bagaimana kita menjadikan organisasi ini sebagai wadah untuk mensejahterakan kehidupan bangsa. Kita sebagai wartawan harus teguh dalam pendirian, dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat secara baik dan benar," tegas Rusydiyono.