Pihaknya menyebut, alotnya pembahasan, diakui politisi senior partai besutan KH Abdurrahman Wahid ini, karena dari 7 fraksi yang ada sama-sama mencalonkan 1 anggotanya, sementara keanggotaan BK hanya 5 orang.
“Yang akan diambil kan cuma 5 anggota. Jadi sedikit alot pembahasannya, makanya kami berikan kesempatan mereka melakukan komunikasi dulu. mungkin November nanti sudah tuntas,” kata Hamid menerangkan.
Sesuai aturan, kata Hamid, selama pemilihan anggota BK yang baru belum selesai, maka Badan Kehormatan yang lama masih berlaku.
“Yang lama masih tetap, selama belum keluar SK BB yang baru,” jelasnya.***