Dia menjelaskan, sesuai ketentuan, ketika sudah expired, vaksin tersebut tidak bisa digunakan, sebab itu jika hingga akhir Februari 2022 vaksin tersebut ternyata belum habis terpakai, akan segera dikonsultasikan kepada Dinkes Provinsi Jawa Timur.

“Intinya, selama beberapa hari ke depan akan kami maksimalkan,” pungkasnya.