Ia menyatakan kalau dirinya sudah menanyakan kepada kelompok tani yang lain. Dan di kelompok tani yang lain itu, kata Jamaludin, sebagian memang sudah dikasihkan.

"Cuma pupuk itu tidak diberikan rata. Artinya tidak disalurkan semua kepada anggota kelompoknya," ujarnya.

Jamaludin menyampaikan kalau pupuk cair itu utuh ada di rumahnya. Dia menyebutkan kalau dirinya akan tetap menyalurkannya dan tidak akan main-main dengan bantuan tersebut.

"Cuma, kenapa saya tidak menyalurkannya karena tahun kemaren sempat kejadian obat pulma itu digunakan oleh masyarakat pada saat mau tanam padi jadi mati semua padinya. Makanya nanti saya akan berikan serentak pada saat mau tanam padi," jelasnya.