Meski begitu, dia tidak menampik, jika sebagian orang tua masih was-was terhadap efek vaksinasi. Hal itu disebabkan dengan maraknya informasi hoax yang belum bisa dipertanggungjawabkan.

"Orang tua masih juga ada yang khawatir, karena waktu itu kita kan masih zonanya oranye, sehingga khawatir anaknya yang masuk kemudian tertular Covid-19. Alhamdulillah, itu hanya terjadi 3 hari saja. Selanjutnya orang tua siswa sudah memberikan izin untuk si anak masuk sekolah mengikuti PTM terbatas," papar dia.

"Alhamdulillah, siswa di SMP 1 sebanyak 487 siswa sudah diizinkan untuk bervaksin oleh orang tuanya," tambahnya.