SAMPANG, MaduraPost - Anggota Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sampang sebut Bupati Sampang notabene pengusaha dan tokoh blater tidak bisa melaksanakan Pilkades 2021, Namun di Bangkalan dipimpin seorang kyai bisa sukses terlaksana.

Penundaan Pilkades tahun 2025 di Sampang diduga ada manuver politik Bupati Sampang yang akan datang, hingga tidak dilaksanakan tahun 2021 ini.

Hal itu disampaikan Anggota Komisi I DPRD Sampang RH Aulia Rahman, menyinggung soal isu penundaan pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak di Kabupaten Sampang, yang rencananya akan diikuti oleh 111 Desa pada tahun 2021.

Aulia menduga isu penundaan tersebut bisa saja merupakan bagian dari manuver politik pemkab Sampang dalam hal ini Bupati H Slamet Junaidi. Padahal, kata dia, di kabupaten lain di Madura sudah ada kepastian dan bahkan ada yang selesai menggelar pilkades pada 2021. Kenapa di Sampang kok masih belum jelas, ada apa?

"Untuk Kabupaten Pamekasan dan Sumenep tanggal dan bulan sudah ada kejelasan, bahkan di Bangkalan sudah selesai dan berakhir kondusif tidak ada kendala apapun kok," katanya saat ditemui diruang kerjanya, Senin (17/05/2021).