Selanjutnya kepala seksi itu menambahkan, awalnya rencana pencarian atas 5 korban akan dilakukan ketika kapal TB Mitra Jaya XIX dapat dibalik sehingga tim rescuer bisa melakukan pencarian hingga ke bagian dalam kapal yg telah tertanam di pasir laut.

"Oleh karenanya, kondisi yang belum memungkinkan untuk melakukan pencarian, operasi SAR diusulkan untuk ditutup,Namun hal ini tidak menutup kemungkinan operasi pencarian untuk dibuka kembali," jelas Wayan dalam releassnya

Sedana dengan Hari Adi Purnomo selaku kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Surabaya.Kami tetap melakukan pemantauan dan koordinasi dengan unsur terkait seperti pemilik kapal, Polair, KPLP, Syahbandar, dan masyarakat sekitar, "Perlu diketahui bahwa, apabila ada tanda-tanda korban maka operasi SAR akan dibuka kembali.” Ujarnya

TB Mitra Jaya XIX pertama kali terbalik karena ditabrak oleh KM Tanto Bersinar di perairan Karang Jamuang. Sebanyak 3 ABK TB Mitra Jaya XIX berhasil selamat, sedangkan 5 orang lainnya belum berhasil ditemukan hingga saat ini.