Proyek yang bersumber dari anggaran pendapatan belanja daerah (APBD) Sumenep itu menghabiskan sekitar 42 miliar lebih. Kepala Dinas PU Bina Marga Sumenep, Eri Susanto mengatakan, jika saat ini hanya tinggal pemasangan penerangan jalan umum (PJU) saja.

"Tinggal pemasangan PJU. Sehingga dengan kelengkapan PJU-nya nanti orang-orang saat melewati jalan disini pada malam hari bisa kelihatan terang dan bagus," terangnya pada awak media.

Dalam dua tahun proses pembangunan jalan tersebut, Eri mengaku sempat ada kendala, meski pada akhirnya dapat teratasi.

"Awal-awal pembangunan kita kan ada proses dengan pihak perhutani, pernah ada persoalan tapi kita sudah selesaikan, dan surat izin pake sudah keluar," akuinya.