Selain itu juga menyebutkan sejumlah literature dan jurnal membuktikan bagaimana Syaikhona Kholil Bin Abdul Latif tampil sebagai sosok yang disegani dan diwaspadai oleh kaum imperialis saat mereka berupaya menancapkan kekuasaannya di tanah air.

“Alasan Syaikhona Muhammad Kholil diusulkan mejadi Pahlawan Nasional,(Menjadi penentu lahirnya Jam’iyah NU) (Menjadi embrio lahirnya pergerakan nasionalisme di kalangan pesantren) (Menjadi epicentrum jejaring ulama dan islam Nusantara) (Mahaguru yang menghasilkan pejuang dan para pahlawan) (Mempunyai jiwa nasionalis dan religious) (Penjadi pelopor implementasi, instrument pendidikan islam dalam membumikan islam nusantara) (Peletak dasar nilai-nilai islam yang universal, moderat, terbuka dan toleran)”, jelas Ra Latif.

Selain itu pihaknya menambahkan bahwa, pemberian gelar ini sangat penting agar perjuangan beliau menjadi pembelajaran bagi perkalanan sejarah baik sekarang maupun di masa yang akan datang. "Sehingga nilai kepahlawanan itu senantiasa diteladani masyarakat khususnya generasi muda," tegasnya

"Saya menyampikan apresisi kepada seluruh tokoh masyarakat, tokoh agama, para alim ulama, tim pengusung dan seluruh anggota TP2GD Kabupaten Bangkalanyang telah menginisiasi dan bersusah payah untuk merealisasikan sebuah gagasan hebat untuk mengusulkan Syaikhona Muhammad Kholil sebagai pahlawan nasional,” pungkasnya.(Mp/ady/kk)