1.Kata STOP dengan berwarna merah. Kata STOP yang memiliki artinya berhenti. Tanda berwarna merah memiliki lambang peringatan, tindakan, kekuatan/keberanian.

2. Tanda bulat berduri menyerupai mahkota melambangkan bentuk Virus Corona. Tanda berwarna merah yang memiliki lambang keberanaian, kekuatan, energi, berbahaya, marah. Interpretasi virus Corona yang berbahaya.

3. Tanda tangan yang sedang memegang suatu benda berwarna putih Panjang sekitar 5 cm dengan bertuliskan Vaccina Covid-19. Benda berwana putih tersebut memiliki lambing suntikan dan berwarna putih yang memiliki lambing bersih, suci. Kata Vaccina Covid-19 memiliki arti vaksi Covid-19. Kata vaksin dalam KBBI yang memiliki arti kedokteran bibit penyakit yang telah dilemahkan. Sehingga dapat diinterepretasikan sebagai anti Virus Covid-19.

Tanda  tangan yang menggunakan sarung tangan berwarna biru memiliki lambing seorangan medis,/dokter/perawat yang memberikan vaksin tersebut. Sehingga memiliki interpretasi hanya tenaga medis yang bisa memberikan tindakan suntikan vaksi Covid-19 kepada orang lain, baik orang yang  terinfeksi atau tidak. Tanda sarung tangan berwarna biru melambangkan kepercayaan, ketulusan yang diberikan tenaga medis kepada masyarakat. Terdapat kalimat “Masyarakat Jangan Anti Terhadap Vaksin Covid-19”, kalimat tersebut memiliki intrepretasi memberikan persuasif kepada masyarakat untuk mengikuti vaksin Covid-19 yang akan diberikan oleh pemerintah. Kata jangan anti, memiliki arti untuk melakukan vaksin Covid-19.  Warna dasar pada poster tersebut tanda berwarna biru yang melambangkan kepercayaan, ketulusan, yang dapat diberikan kepada masyarakat.

Berdasarkan penjelasan di atas menyimpulan hasil isi semiotika analitik adalah mengajak masyarakat untuk tidak anti vaksi Covid-19.  Mempelajari semiotika analitik tidaklah sulit, hanya dengang memahami semiotika lalu diterapkan kehidupan sehar-hari. Kalian sudah bisa lebih cermat memahami semiotika itu sendiri. Yuk, budayakan literasi untuk menambah pengentahuan dan wawasan kita. Salam Hangat.