"Jadi kalau dari sisi ketersedian stock pupuk, alhamdulillah sudah cukup di tahun 2021 alokasi pupuk di sampang terbesar se madura urea awalnya 16.700 ton menjadi 35.000 ton sehingga semua naik," ujarnya.
Harapan saya petani untuk pengelolaan tanaman bisa tumbuh baik, sehingga bisa diproduksi dengan maksimal dengan memakai pupuk yang berimbang dan stabil.
"Jadi Saya harap para petani dapat mengambil pupuk sesuai kebutuhan atau sesuai dengan RDKK agar kota pupuk di agen pengecer dapat stabil," pungkasnya. (Mp/man/kk)