Pihaknya memastikan, tidak akan mungkin memilih PKB untuk memenangkan pasangan calon (Paslon) manapun.

"Saya tidak mungkin ke PKB seperti yang banyak diketahui teman-teman Jurnalis, maka pilihan saya jatuh pada pak Fauzi," terangnya.

Kiai Hasmi juga membongkar kebukurukan oknum partai di depan awak media. Hingga akhirnya membuat keluarga besarnya pecah.

"Ada hal-hal terkait dengan perilkau pengurus partai yang pada institusi kami (Annuqayah, red.) berbuat yang tidak yang semestinya. Padahal kami harapkan untuk tidak dilakukan, tetapi permintaan kami ditolak," jelas dia.