"Sesuai dengan yang bisa kami lakukan, kami bertemu dengan alumni dan lainnya, setelah menentukan sikap," tutur kiai Hazmi.

Disamping itu, pihaknya meyakini apabila politik di Pilbup setiap tahun tidak akan mendapatkan suara utuh dari pesantren Annuqayah, Guluk-Guluk.

"Annuqayah tidak mungkin satu suara, memang sejak dulu. Tetapi perbedaan itu biasa," timpalnya.

(Mp/al/rus)