"Namun tipikal di Madura sumber mata air agak sulit, jadi kita petakan dari 85 desa kekeringan ini, 69 desa kering kritis (ketika bukan musim kemarau sumber mata air bisa mencukupi per orang 10 liter), 16 desa kering langka (ketika bukan musim kemarau sumber mata air bisa mencukupi per orang 10-30 liter," imbuhnya.
Sementara itu, R Abdul Latif Amin Imron Bupati Bangkalan mengambil langkah memberikan bantuan air gratis kepada masyarakat kecamatan kokop desa mandung dan kecamatan Tanah Merah yang terdampak kekeringan. Selanjutnya akan didistribusi untuk daerah-daerah kekeringan yang lain.
"Tahun ini BPBD telah memetakan sebanyak 13 kecamatan dan 85 desa yang masuk dalam daerah potensi terdampak kekeringan, hal ini tentunya akan segera dilakukan droping air bersih agar tidak menampak luas walaupun saat ini pemerintah kota Bangkalan masih menangani bencana non alam yaitu covid 19," Ujar Bupati Bangkalan saat memberikan sambutan di pendopo agung Bangkalan.
Bupati Bangkalan mengintruksikan kepada PPBD untuk meningkatkan komunikasi dan koordinasi yang baik. Pada kesempatan itu juga, politisi partai PPP itu juga status tanggap darurat.