"Apalagi dengan HT ini wali siswa dan para guru tidak perlu lagi membeli kuota dan bisa menghemat biaya," ujarnya.

Terpisah salah satu pengajar madrasah di Yayasan Azzahri, tersebut, Ach. Zainul Kafi mengaku bahwa pihaknya merasa terbantu atas penyediaan frekuensi radio HT oleh Pamekasan" class="inline-tag-link">RAPI Pamekasan tersebut. Ia pun berharap agar seluruh santri madrasah bisa menggunakan HT secara keseluruhan.

"Beberapa sekarang sudah enak kalau dulu harus mengambil tugas di madrasah, kemudian menyetorkan tugas tersebut pada keesokan harinya," paparnya. (mp/fat/sib/rus)