Kapal tersebut berangkat dari pelabuhan Kota Bima dengan tujuan Banjarmasin. Ditengah perjalanan, pada hari kamis tanggal 23 Juli 2020 pukul 09.00 WIB, tepatnya di perairan Sakala, Desa Sakala, Kecamatan Sapeken, Kapal dihantam ombak besar sehingga papan lambung sebelah kanan terlepas dan air laut mulai masuk mengakibatkan kapal penuh dengan air dan tenggelam.

"Akibat dari kejadian tersebut, nahkoda kapal langsung mengintruksikan kepada ABK untuk meninggalkan kapal dengan membuat rakit dari drum minyak yang disusun," ungkap Kasubbag Humas Kepolisian Resort (Polres) Sumenep, AKP. Widiarti, dalam rilisnya, Sabtu (25/7).

Berlanjut, pada hari Jum'at, tanggal 24 Juli 2020 pukul 13.30 WIB, seluruh ABK sebanyak 6 orang berhasil ditemukan oleh tim sar Sapeken, di perairan Pagerungan Kecil sebelah utara, dalam keadaan sehat dan selamat.

"Selanjutnya korban dibawa dan ditampung di rumah bapak Khairil, warga Dusun Mandar, Desa Sapeken," tukasnya. (Mp/al/rul)