Alasannya, sambung Holik, Dinas Koperasi dan UMKM saat dimintai keterangan oleh komisi II DPRD Sumenep, menjelaskan anggaran itu untuk menjaga kesinambungan.

"Karena memang tidak ada anggaran untuk teman-teman WMS untuk tahun 2019. Mereka minta dana covid-19 yang 6 miliar itu peruntukannya untuk pembelian barang, alumni WMS 2019," tegasnya.

Pihaknya menegaskan, akan segera memanggil Dinas Koperasi dan UMKM Sumenep.

"Terkait ini, akan kami evaluasi pelaksanaan WMS. Yang kedua, kita minta penjelasan tentang dana covid-19 terkait peruntukannya," paparnya.