"Kan ada perahu warga nelayan tanjung, sehingga mereka bisa menambah pendapatan. Nah ini, BUMDes ada bukan menjadi uang terhadap pendapatan warga. Seharusnya, BUMDes bisa menjadi tempat untuk ajang pertumbuhan ekonomi terhadap warganya," tegasnya.

Disisi lain, terhadap adanya temuan masyarakat tersebut, Kepala Bidang Pemerintah Desa (Kabid Pemdes) Dinas Permusyawaratan Masyarakat dan Desa (DPMD) Sumenep, Supardi, angkat bicara.

Atas informasi itu, pihaknya akan melihat apakah betul dengan informasi yang beredar telah terjadi di Desa Tanjung, terkait pengelolaan BUMDes tersebut.

"Nanti kita akan lihat, apa betul ada pernyataan modal kepada BUMDes itu, tapi tidak ada hasilnya itu baru bermasalah," katanya, saat dikonfirmasi dikantornya.

Sebab, menurutnya, anggaran BUMDes memang harus dikelola oleh pengurus BUMDes itu sendiri. Bukan dari pihak lain, apalagi Pemdes. Meski begitu, Supardi mengaku belum ada laporan dari informasi itu.