SUMENEP, MaduraPost.id - Setelah salah satu warga Desa Tanjung, Kecamatan Saronggi, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, menuding kantor Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) setempat tidak ada aktifitas, Ketua BUMDes dengan nama Mutiara Tanjung kembali membantah atas dugaan turunnya anggaran setiap tahun namun tidak terserap salah kaprah.

Diberitakan sebelumnya, Andika, warga Dusun Binaba, mengatakan BUMDes Tanjung, dinilai tidak pro aktif oleh warga. Pasalnya BUMDes di Desanya tersebut dinilai kurang tranparansi terhadap masyarakat, baik pengelolaan maupun struktural kepengurusan.

Andika juga menerangkan, Dana Desa (DD) BUMDes sejak tahun 2017 sampai dengan tahun 2019 tidak ada yang bisa di pertanggungjawabkan.

Faktanya, kata dia, DD yang diberikan kepada bumdes+mutiara+tanjung" class="inline-tag-link">Bumdes Mutiara Tanjung, pada tahun 2017 sebesar Rp.50.000.000,-, tahun 2018 Rp.100.000.000,-, dan tahun 2019 Rp.200.000.000,-, dinilai tidak jelas peruntukannya.

"Sedangkan bumdes+mutiara+tanjung" class="inline-tag-link">Bumdes Mutiara Tanjung selama menerima penguatan modal dari Pemerintah Desa (Pemdes) tidak jelas pertanggungjawabannya setiap akhir tahun terhadap adanya modal yang dikelola," ungkap dia, saat dikonfirmasi media ini, Sabtu (27/6/2020) lalu.