Sementara itu, salah satu jamaah Al-Hidayah, Abdurrahman, mengaku sangat bersyukur, hanya dengan patungan Rp. 3000,- saja setiap minggu bisa menikmati daging segar.
“Alhamdulillah, kami mendapatkan daging sapi 1 setengah kilogram lengkap dengan belulang dan jeroan, lebih murah dengan harga di pasar yang hanya mendapatkan daging saja,” ucapnya.
Baca Juga:Kasus Dugaan Pencemaran Nama Baik PMII STKIP PGRI Sumenep Masuk Tahap Pemanggilan Saksi-Saksi
Untuk diketahui, saat lebaran tiba, mayoritas warga di pedesaan Kabupaten Sumenep, menyajikan menu suguhan utamanya adalah makanan. Daging, menjadi menu utama, biasanya disanding dengan aneka jenis macam kuah lainnya. (Mp/al/rul)