Meski tengah wara wiri bekerja dari Sumenep ke Surabaya, seharusnya kata Agus, sudah bisa melaporkan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. H. Moh. Anwar untuk dilakukan Swab.

"Andai saya tahu kalau dia Rapid Test nya positif di perusahaannya di Surabaya, tidak akan saya terima. Harusnya, saat dia tahu hasilnya Rapid Testnya positif dia harus dirawat. Tapi dia malah pulang ke rumah," tandasnya.

Untuk diketahui, pasien nomor 6 asal Sumenep yang terpapar covid-19 di Surabaya tengah bekerja di Bank BRI. (Mp/al/rul)