"Otomatis ada rencana itu, tapi setelah saya koordinasi dan komunikasi dampak itu masih belum terlihat secara optimal, masih diranah wajar-wajar saja. Keinginan kita tidak berlangsung lama wabah covid-19," tuturnya.
Bahkan, melihat Kabupaten Sumenep terkonfirmasi zona merah, Bambang, menuturkan jika respon masyarakat sangat antusias dalam menghadapi pandemi tersebut, hingga Sumenep bisa kembali menjadi Zona Hijau.
"Respon masyarakat luar biasa. Saya mengeluarkan surat edaran saja, buktinya tidak ada destinasi wisata yang buka selama covid-19 berlangsung. Persoalan ada satu dua destinasi nakal itu wajar," tandasnya. (Mp/al/rus)