Sementara itu, Kepala Seksi (Kasi) Bencana Alam Dinsos Sumenep, Mardiana, menjelaskan apabila pembagian masker tersebut dilakukan untuk memutus rantai penyebaran covid-19.

"Kami memang punya konsep ingin memutuskan mata rantai penyebaran covid-19 di Sumenep, dengan cara memberikan masker kepada masyarakat, yang setiap harinya mencetak 500 lembar masker," ucap dia.

Ditanya soal pembagian sembako, dia membenarkan akan turun ke rumah-rumah warga.

"Kami punya wacana akan memberikan sembako kepada warga. Nanti akan datang ke rumah-rumahu untuk memberikan bantuan itu, tapi bantuan itu bagi mereka yang tak memiliki masker," tuangnya.

Pihaknya menyebut, bahwa produksi masker tersebut menggunakan jasa urunan angota Tagana, demi memberikan bantuan sosial pada masyarakat.