Memang benar, salah satu penunjang belajar online menjadi salah satu alasan Pak guru Avan harus turun ke rumah-rumah muridnya itu. Jangankan menggunakan laptop, bahkan ada orang tua murid yang belum sanggup membelikan ponsel pada anaknya.

Melihat kondisi ini, Pak guru Avan merasa tidak ingin menambah beban di tengah keadaan covid-19. Akhirnya, salah satu cara yakni memilih untuk mendatangi rumah para muridnya satu persatu.

Dilansir dari akun Facebook miliknya pada hari Kamis (16/4/2020) kemarin, hingga Ahad (19/4/2020), kisah Pak guru Avan ini sudah menyebar dan dibagi ulang lebih dari 9.936 kali, dan 4.963 komentar.

Dalam unggahan tersebut, Pak guru Avan bercerita tentang pengalamannya mendatangi murid-muridnya untuk memandu mereka belajar dari rumah.