“Operasi pasar ini bisa dilakukan langsung kepada masyarakat (Konsumen) atau melalui distributor. Yang penting pemerintah bisa memantau harga,” paparnya.
Diketahui, melonjaknya harga gula pasir dipasaran, karena faktor pendistribusian dari perusahaan kepada distributor terhenti, akibat wabah virus corona.
“Kalau masalah pertumbuhan ekonomi dengan adanya pembatasan wilayah seperti ini, banyak pabrik tak berproduksi, jelas Bisnis Daring dan Pemasaran (BDP) kita pasti menurun, kecuali bidang pertanian," tuturnya.
Hairul menilai, berbeda jika kelangkaan akibat stok di Pemerintah habis. Jika itu terjadi, lanjutnya, Pemerintah harus melakukan impor dari negara lain.
"Saya sudah koordinasi di pengusaha Kadin, kita siap-siap untuk kencangkan ikat pinggang, karena sekarang lesuhnya perekonomian dan sulitnya mendapatkan bahan baku, serta diberatkan gaji THR, untuk tidak mengeluarkan dana yang tidak perlu dikeluarkan," tegasnya.