Sementara itu, Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Sapeken Iptu Karsono, S.H. membenarkan adanya kejadian dua orang warga Desa Pagerungan Besar meninggal tenggelam di laut. Kejadian telah dilaporkan dengan nomor : LP/15/IV/2020/JATIM/RESSMP/SEKSPKN tanggal 4 April 2020, pada hari Sabtu sekira jam 09.00 Wib, dipinggir pantai di Dusun Satu, Desa Pagerungan Besar Kecamatan Sapeken Kabupaten Sumenep.

"Kejadian tersebut dilaporkan oleh Galib, 47 tahun, warga Pagerungan Besar, pada hari Sabtu tanggal 4 April 2020, sekira pukul 10.00 Wib. Diketahui korban bernama Nabiyeh 50 tahun, Ibu rumah tangga, alamat Dusun 1, Desa Pagerungan Besar, dan Verawati 38 tahun, Guru TK, alamat Dusun 1, Desa Pagerungan Besar Kecamatan, Sapeken Kabupaten," terangnya.

Selanjutnya, Iptu Karsono, menyampaikan bahawa Verawati dan ke 8 orang anak-anak itu, yakni, Safran (2), Rio (7) Abisar (3), Sofyan (11), Herlan (7), Widya (11), Nila (9), dan Rosa (11), mereka Sedang bermain dipantai dengan menggunakan perahu mainan yang terbuat dari fiber dinaiki bersamaan di pinggir pantai, kemudian perahu tersebut terbawa arus ke tengah laut, dan tenggelam.

Pada saat kejadian, kata Iptu Karsono, Nabiye, seorang nenek dari salah satu anak yang tenggelam bernama, juga berenang ke laut untuk menolong cucunya. Setelah Sampai ditengah laut warga fokus menolong ke delapan Anak tersebut, tidak menghiraukan ke Verawati dan Nabiye. Setelah ke 8 anak tersebut berhasil diselamatkan oleh warga, ternyata justru Verawati dan Nabiye yang tenggelam,