Arif menuturkan, pertengahan bulan Maret 2020, petani di sejumlah kecamatan atau desa di Sumenep sudah ada yang melangsungkan panen jagung dan bawang merah.
"Ditambah pada akhir bulan Maret hingga April, tentu banyak petani yang panen padi. Alhamdulillah, masa panen awal 2020 ini, petani benar-benar senang dan semangat bertani,” jelasnya.
Disisi lain, pihaknya mengimbau kepada para petani Sumenep agar tetap melakukan langkah preventif sesuai Standart Operasional Prosedur (SOP) dalam mencegah virus corona.
"Langkah konkrit ini kami lakukan di Sumenep untuk menekan penyebaran covid-19, salahsatunya dengan banner sebagaimana anjuran Kementrian Republik Indonesia (RI). (mp/al/rul)