"Ini meruapakan bukti dari hasil koordinasi yang baik antara Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan steckholder yang ada di Kabupaten Sumenep," terangnya.
Tidak hanya Bandara, sambung Agus, sapaan akrabnya ini, pada terminal juga sudah dilakukan pengantisipasian. Bahkan, sambungnya, akan dilakukan penyeterilan dengan cara menyeprotkan anti septik dan kegiatan lainya di terminal untuk memangkas penyebaran virus yang datangnya dari negeri China itu.
"Kami melakukan kerjasama dengan pihak dinkes untuk mengantisipasi penyebaran virus corona tersebut," jelasnya.
Disoal terkait adanya pembatasan penumpang untuk jasa angkutan darat, dia menegaskan bahwa, tidak ada pembatasan, akan tetapi sejak viralnya Covid-19 pengguna jasa angkutan darat dengan sendirinya mengalami penurunan.