Dijelaskan pula, tindak lanjut untuk santri yang sudah mengikuti SMK mini selama enam bulan di pesantren nantinya akan didistribusikan, karena pihak Dinas Cabang pendidikan sudah menjalin kerjasama erat dengan dunia usaha dan dunia industri.
"Hubungan dengan dunia industri sudah kami tata, karena ibu gubernur sudah mensinergikan SMK mini dengan Indonesia pintar," tutupnya.
Menanggapi Bangkalan" class="inline-tag-link">PP Ibnu Cholil Bangkalan terpilih sebagai launching SMK mini dalam pelatihan menjahit dan bordil, Pengasuh Pesantren Ibnu Cholil Bangkalan KH Imam Buchori Cholil mengungkapkan, pengambilan program tata busana dalam SMK mini, dirinya ingin alumni pesantren Ibnu Cholil memahami pentingnya berbusana yang baik.
"Karena berbusana yang baik itu adalah salah satu identitas kita sebagai umat Islam dan juga orang Madura, serta adat dan budaya ketimuran," jelasnya.