“Kami hanya mengukur panjang volume dan dimensi bangunan, selebihnya kami tidak terlalu masuk, jadi untuk bahan material bangunan termasuk batu yang digunakan tidak kami bawa sebagai sampel penelitian,” tambah Harun.
Akan tetapi pihaknya belum bisa memastikan kapan penelitian tersebut akan rampung. Namun menurut pengalamannya, biasanya penelitian bangunan membutuhkan jangka waktu tiga minggu.
Baca Juga:Pengeboran di Sana Tengah Terindikasi Gagal Konstruksi, FAAM : Langgar PP No. 29 Tahun 2000
“Maksimal tiga minggu, saat ini sedang diolah oleh tim ahli,” pungkasnya. (mp/ron/rus)