SUMENEP, MaduraPost - Sejumlah Mahasiswa yang tergabung dalam Front Keluarga Mahasiswa Sumenep (FKMS), Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, gelar demonstrasi di depan Kantor Dinas Lingkungan Hidup (DLH) setempat, Kamis (24/2/2020) kemarin sekitar pukul 10.00 WIB.
Kedatangan mahasiswa itu, untuk menindaklanjuti hasil audiensi antara FKMS dengan tim perizinan Kabupaten Sumenep, yang di hadiri oleh pihak DLH, Dinas Pekerjaan Umum (PU) Cipta Karya, Bagian Hukum Pemerintah Daerah (Pemda), serta tim perizinan pada hari Senin (17/02/2020) lalu.
"Hasil audiensi itu, kami meminta tim perizinan dengan pihak terkait, untuk melakukan pengukuran ulang pada batas sepadan pantai terhadap 14 tambak udang yang mengantongi izin," kata Sutrisno, Koordinator Lapangan (Korlap) aksi, pada awak media.
Sebab, sambung Sutrisno, ada dugaan kuat salah satu tambak udang di Kecamatan Batang-Batang yang sudah mengantongi izin, telah melanggar batas sepadan pantai.
"Namun, tim perizinan tetap bersikukuh mengatakan bahwa, semua tambak udang itu, sudah sesuai dengan peraturan dan tidak perlu dilakukan pengukuran ulang," tegasnya.