Ketika pihak penerima menanyakan hal tersebut kepada agen E-warong, Pihak agen mengatakan bahwa kartu penerima BPNT tidak ada saldonya.
"Ada paman saya dapat program BPNT, Tapi selama dua bulan tidak bisa ngambil sembako, karena kata agennya tidak ada saldonya," Terang Ida.
Menanggapi hal tersebut, Marul Saleh dari LSM LPK-P2HI mengatakan bahwa, program BPNT yang terjadi di Kecamatan Pegantenan khususnya desa Bulangan Timur menjadi atensi khusus untuk dilakukan investigasi.
"Ini aduan serius, Karena program BPNT berkaitan dengan perut masyarakat miskin yang di dholimi," Kata Marul