"Sebenarnya tidak ada alasan untuk tidak rajin membaca, karena sekarang ini begitu banyak informasi menarik yang bisa kita akses. Mulai dari perpustakaan hingga internet,"Imbuhnya.
Diakhir materinya, Tasaro GK berpesan, jadilah pembaca yang baik karena penulis yang baik, terlahir dari pembaca yang baik sekaligus mulai menulis dari suatu yang disenangi.
"Maka menulislah sesuatu yang kalian cintai,"Pungkas Abah Tasaro sapaan akrabnya.
Sekedar untuk diketahui, setelah mengisi di Ngaji Menulis, Abah Tasaro bermaksud keliling ketempat bersejarah di pulau Madura.
Perjalanan tersebut, untuk menunjang risearch dijadikan trilogi dalam buku barunya yang belum rampung. Termasuk manuskrip kuno yang ditulis pada tahun 1700-an yang berada di Pondok Pesantren Mambaul Ulum Bata-bata. (mp/rai/sin)