Sekedar untuk diketahui, setelah mengisi di Ngaji Menulis, Abah Tasaro bermaksud keliling ketempat bersejarah di pulau Madura.
Perjalanan tersebut, untuk menunjang risearch dijadikan trilogi dalam buku barunya yang belum rampung. Termasuk manuskrip kuno yang ditulis pada tahun 1700-an yang berada di Pondok Pesantren Mambaul Ulum Bata-bata. (mp/rai/sin)